Monday, February 3, 2014

REVISI DRAFT KARANGAN ILMIAH

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
                Setiap pemimpin perusahaan selalu menginginkan penjualan barang daganganya dibayar secara tunai. Namun, di lain pihak, penjualan secara kredit  justru akan memberi peluang untuk peluasan pasar sehingga dapat menambah laba usaha, meski hal ini juga bukan tanpa resiko. Biasanya keberhasilan suatu perusahaan dilihat dari segi finansialnya, yaitu seberapa besar laba yang di peroleh dari hasil usahanya. Sehingga setiap perusahaan berlomba-lomba menaikan besaran profit yang didapatnya. Namun untuk mencapai tujuan yang diinginkan, suatu perusahaan harus mengoptimalkan segala kegitan dalam perusahaan tersebut, baik itu produksi, pemasaran maupun penjualannya.
                Masalah yang umum dihadapi perusahaan ialah penagihan piutang yang telah jatuh tempo tidak selalu daapat diselesikan seluruhnya. Jika keadaan itu terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama maka modal perusahaaan akan semakin kecil. Dengan begitu penagihan piutang perlu  mendapat perhatian dan penanganan serius agar resiko yang mungkin timbul dapat dihindari sekecil mungkin. Dalam hal ini, pimpinan seharusnya juga turut aktif mengelola penagihan piutang  agar tidak sampai menghambat operasi  atau kegiatan perusahaan.

1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas maka dirumuskanlah beberapa masalah dibawah ini:
  • Apa yang dimaksud dengan piutang?
  • Apa saja ruang lingkup manajemen piutang?
  • Apa saja jenis piutang?
1.3 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan karangan ilmiah ini adalah:
  • Untuk mengetahui pengertian piutang
  • Untuk mengetahui ruang lingkup manajemen piutang
  • Untuk mengetahui jenis piutang
1.4 Manfaat Penulisan
Berikut manfaat dari penulisan karangan ilmiah ini :
Bagi penulis:
  • Memahami lebih dalam mengenai piutang dan berbagai konsep didalamnya
  • Mendapatkan informasi mengenai cara-cara pengendalian (managing) akun piutang
Bagi masyarakat dan akademisi:
  • Mendapatkan panduan dalam pengaplikasian cara pengendalian piutang
  • Menjadi bahan referensi dalam tulisan yang berkaitan dengan manajemen piutang

DRAFT KARANGAN ILMIAH

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Setiap pemimpin perusahaan selalu menginginkan penjualan barang daganganya dibayar secara tunai. Namun, di lain pihak, penjualn secara kredit  justru akan memberi peluang untuk peluasan pasar sehingga dapat menambah laba usaha, meski hal ini juga bukan tanpa resiko. Biasanya keberhasilan suatu perusahaan dilihat dari segi financialnya, yaitu seberapa besar laba yang di peroleh dari hasil usahanya. Sehingga setiap perusahaan berlomba-lomba menaikan besaran profit yang didapatnya. Namun untuk mencapai tujuan yang diinginkan, suatu perusahaan harus mengoptimalkan segala kegitan dalam perusahaan tersebut, baik itu produksi, pemasaran maupun penjualannya.
Masalah yang umum dihadapi perusahaan ialah penagihan piutang yang telah jatuh tempo tidk selalu daapat diselesikan seluluhnya. Jika keadaan itu terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama maka modal perusahaaan akan semakin kecil. Dengan begitu penagihan piutang perlu  mendapat perhatian dan penanganan serius agar resikoyang mungkin timbul dapat dihindari sekecil mungkin. Dalam hal ini, pimpinan seharusnya juga turut aktif mengelola penagihan piutang  agar tidak sampai menghambat operasi  atau kegiatan perusahaan.
1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas maka dirumuskanlah beberapa masalah dibawah ini:
  • Apa yang dimaksud dengan piutang?
  • Apa saja ruang lingkup manajemen piutang?
  • Apa saja jenis piutang?
1.3 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan karangan ilmiah ini adalah:
  • Untuk mengetahui pengertian piutang
  • Untuk mengetahui ruang lingkup manajemen piutang
  • Untuk mengetahui jenis piutang
1.4 Manfaat Penulisan
Berikut manfaat dari penulisan karangan ilmiah ini :
Bagi penulis:
  • Memahami lebih dalam mengenai piutang dan berbagai konsep didalamnya
  • Mendapatkan informasi mengenai cara-cara pengendalian (managing) akun piutang
Bagi masyarakat dan akademisi

  • Mendapatkan panduan dalam pengaplikasian cara pengendalian piutang
  • Menjadi bahan referensi dalam tulisan yang berkaitan dengan manajemen piutang

KUTIPAN dan DAFTAR PUSTAKA

1) KUTIPAN

Seperti yang dikutip dari majalah JOY Edisi Januari 2014, menurut tim survei Dr. Steven Reiss (Psikolog, AS) yang beranggotakan Dr. Beatrice Rammatedt (Psikolog, Jerman) dan Dr. Jurgen Schupp (Sosiologi, Jerman) 12.000 wanita dan pria berpasangan yang memiliki kemiripan cenderung bertahan lama dan harmonis.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2) DAFTAR PUSTAKA

Buku ‘ANGGARAN PERUSAHAAN Suatu Pendekatan Praktis’
Karangan :        -Ellen Christina
-M. Fuad
-Sugiarto
-Edy Sukarna
DAFTAR PUSTAKA

Amey, L.R., Budget Planning and Control Systems, London: Picman, 1979.
Horngren, Sunden, Stratton, Introduction to Management Accounting, Tenth Edition, New Jersey: Prentice-Hall, Inc., 1996.
Mintzberg, Henry and James Brian Quinn, The Strategic Process, Concepts, Contexts, Cases, Third Edition, New Jersey, 1996.
Ron Flavel and Joe Williams, Strategic Management, A Practical Approach, Australia, Prentice-Hall, 1996.
Stoner, Yetton, Craig and Johnston, Management, Second Edition, Australia, Prentice Hall, 1994.
Usry, Milton F. And Lawrence H. Hammer, Cost Accounting: Planning and Control. Tenth Edition, Cincinati: South-Western Publishing Co., 1991.

Welsch, G.A., Hilton, R.W., and Gordon. P.N., Budgeting: Profit Planning and Control, Fifth Edition, Prentice-Hall of India, New Delhi, 1992.




KERANGKA KARANGAN ILMIAH DAN PENDAHULUAN


PENDAHULUAN

I. Latar Belakang
            Dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan dan menjaga kontinuitas, pihak perusahaan perlu menjalankan fungsinya dan mengelola perusahaan secara profesional. Untuk menunjang kelancaran aktivitas perusahaan perlu diterapkan perhitungan yang tepat. Diantaranya berkaitan dengan sumber daya manusia yaitu perhitungan penggajian.
            Perhitungan penggajian diterapkan dalam upaya pengelolahan proses penggajian. Kesalahan manusia atau human error dapat saja terjadi dalam pengelolaan penggajian misalnya memasukan nama karyawan yang ternyata nama karyawan tersebut tidak ada dalam daftar gaji, memberi jumlah uang gaji yang lebih atau kurang, keterlambatan dalam memberi gaji dan kesalahan-kesalahan lainnya.
            Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulannya bahwa perhitungan penggajian adalah masalah yang sangat signifikan dalam proses kelangsungan kegiatan perusahaan, oleh karena itu penulis ingin mendalami lebih jauh tentang perhitungan penggajian dan penulisan laporan kerja praktek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada penulis. Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penulisan kerja praktek dengan judul “Perhitunga Penggajian Pada PT. JASA CENDIKIA INDONESIA”.

II. Manfaat Penulisan
Dan manfaat dari pembuatan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :
·           Menambah pengetahuan dan wawasan penulis, khususnya dalam bidang penggajian.
·           Penulis berharap penelitian ilmiah ini nantinya dapat dijadikan sebagai referensi bagi para pembaca.
III. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut :
1. Studi Lapangan (Field Research)
A.   Wawancara (Interview).
Wawancara adalah proses Tanya Jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan antara dua orang atau lebih, bertatap muka dan mendengarkan secara langsung informasi atau keterangan yang diberikan oleh staff bagian akuntansi dan keuangan.
B.   Observasi (Observation).
Observasi yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati dan mencatat secara sistematik terhadap dokumen daftar hadir karyawan dan jumlah jam kerja karyawan serta bukti-bukti lain yang ada dalam perusahaan itu.

Dengan studi lapangan ini penulis mendapatkan materi yang cukup akurat dan relevan sifatnya serta sangat membantu dalam penyusunan tugas akhir ini, karena bagaimana pun juga informasi yang akurat akan menghasilkan tulisan yang berguna.

2. Studi Pustaka (Library Research)
Yaitu proses pengambilan data dengan mempelajari literature maupun artikel yang berkaitan dengan topik penghitungan gaji sehingga dapat memperlancar pelaksanaan penulisan masalah yang dihadapi.
Dalam metode ini, pengmpulan data dilakukan dengan cara mempelajari buku-buku yang medukung,termasuk di dalamnya literatur tentang penulisan dan mengenai hal-hal yang mendukung. Juga mempelaari dari sumber data yang lain seperti dari internet Cd reverensi program.
3. Sistematika Penulisan
Adapun dalam penulisan Penelitian Ilmiah ini sistematika pembahasannya adalah sebagai berikut :
o   Halaman Judul
o   Lembar Pengesahan/Persetujuan
o   Daftar Isi
o   Daftar Simbol
o   Daftar Gambar
o   Daftar Tabel
o   Daftar Lampiran


BAB I PENDAHULUAN
1.1.       Latar Belakang
1.2.       Materi Penelitian Ilmiah
1.3.       Ruang Lingkup Penelitian Ilmiah
1.4.      Tujuan dan Manfaat Penulisan
1.5.      Manfaat Penelitian Ilmiah

BAB II TEMPAT PENELITIAN ILMIAH
2.1       Gambaran Singkay Perusahaan
2.1.1       Sejarah Singkat Perusahaan
2.2       Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem
2.3       Struktur Organisasi Perusahaan

BAB III METODE PRAKTEK
3.1       Objek Penelitian Ilmiah
3.2       Metode Pengumpulan Data

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1       Definisi Penggajian
4.1.1   Dokumen Yang Mempengaruhi Penggajian
4.1.2   Jaringan Prosedur yang Membentuk Penggajian
4.1.3   Fungsi yang Terkait dalam Penggajian
4.2       Hasil Penelitian Ilmiah
4.2.1   Penggolongan Gaji
4.2.2   Dokumen yang Terkait pada PT.
4.2.3   Perhitungan peraturan yang berlaku di
4.3       Aplikasi


BAB V PENUTUP
5.1          Kesimpulan
5.2          Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN




Wednesday, November 6, 2013

BOROBODUR


            Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban yang ada di dunia. Borobudur adalah sebuah nama candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk umat Buddha. Candi ini juga berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.

            Nama Bore-Budur, yang kemudian ditulis BoroBudur, kemungkinan ditulis Raffles dalam tata bahasa Inggris untuk menyebut desa terdekat dengan candi itu yaitu desa Bore (Boro). Kebanyakan candi memang seringkali dinamai berdasarkan desa tempat candi itu berdiri. Raffles juga menduga bahwa istilah 'Budur' mungkin berkaitan dengan istilah Buda dalam bahasa Jawa yang berarti "purba",maka bermakna "Boro purba". Akan tetapi ada pula pendapat arkeolog lain bahwa nama Budur berasal dari istilah bhudhara yang berarti gunung.

Wednesday, October 30, 2013

INDONESIA



            Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki sistem pemerintahan berbentuk republik. Indonesia juga dikenal sebagai daerah maritim karena memiliki daerah perairan yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah daratannya. Negara ini dilintasi oleh garis khatulistiwa atau garis yang membagi bumi menjadi dua bagian yaitu utara dan selatan. Republik Indonesia berasaskan ‘BHINEKA TUNGGAL IKA’ yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”.
            Indonesia berada diantara dua benua yaitu Asia dan Australia, serta negara ini juga berada diantara dua samudra yaitu Pasifik dan Hindia. Ibukota Indonesia adalah Jakarta. Dibagian utara Indonesia berbatasan darat dengan negara Malaysia di Pulau Kalimantan. Sementara dibagian timur indonesia berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini di Pulau Papua. Pada bagian selatan berbatasan langsung dengan negara Timor Leste di Pulau Timor.

Tuesday, October 22, 2013

EJAAN YANG DISEMPURNAKAN atau EYD

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah: 'tj' menjadi 'c , 'dj' menjadi 'j', 'j' menjadi 'y', 'nj' menjadi 'ny', DAN awalan 'di-' dan kata depan 'di' dibedakan penulisannya. Kata depan 'di' pada contoh "di rumah", "di sawah", penulisannya dipisahkan dengan spasi. Sementara 'di-' pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.